07 September 2026 Otomotif

Peluncuran Toyota Highlander EV Kembali Ditunda Hingga 2027

Toyota kembali menunda peluncuran SUV listrik tiga baris Highlander EV hingga pertengahan atau akhir 2027 untuk penyempurnaan produk.

Tampilan eksterior mobil SUV listrik Toyota Highlander EV yang sedang menjalani pengujian di jalan raya.

Tampilan eksterior mobil SUV listrik Toyota Highlander EV yang sedang menjalani pengujian di jalan raya.

menunda jadwal peluncuran dari rencana awal pada pertengahan 2026. Raksasa asal ini memilih mengundur jadwal rilis hingga akhir 2027 untuk memaksimalkan kualitas kendaraan.

Alasan Penundaan Peluncuran

Laporan dari menyebutkan bahwa memerlukan waktu tambahan antara empat hingga dua bulan. Penundaan ini terjadi karena perusahaan fokus pada pengujian akhir serta penyempurnaan detail kendaraan.

menghindari risiko merilis produk yang belum matang ke pasaran. Manajemen memastikan setiap aspek kendaraan memenuhi standar ketat sebelum sampai ke tangan konsumen.

Spesifikasi dan Daya Jangkau

Model dasar FWD dari menawarkan jarak tempuh minimal sejauh 287 mil dalam sekali pengisian daya. Varian dengan kapasitas baterai lebih besar bahkan diklaim mampu menembus lebih dari 320 mil.

Nama besar Highlander menjadi andalan di segmen listrik tiga baris. Kendaraan ini diproyeksikan menjadi salah satu lini kendaraan listrik paling menarik di pasaran.

Strategi Kendaraan Listrik Toyota

bergerak perlahan dalam mengadopsi teknologi kendaraan listrik murni secara global. Perusahaan selama ini lebih memprioritaskan pengembangan lini kendaraan hibrida untuk konsumen.

Kehadiran menunjukkan keseriusan pabrikan dalam memperluas pangsa pasar kendaraan listrik murni. Keputusan penundaan ini mencerminkan kehati-hatian dalam menjaga reputasi merek.

Read Also

Redaksi Vince's Auto Body Inc
Redaksi Vince's Auto Body Inc
Tim redaksi Vince's Auto Body Inc yang terdiri dari jurnalis dan editor berpengalaman. Kami berkomitmen menyajikan berita otomotif dan olahraga akurat, berimbang, dan terpercaya bagi masyarakat Indonesia.