18 July 2026 Industri

India Perketat Aturan Emisi Kendaraan Demi Hemat Konsumsi Minyak

Pemerintah India mengusulkan standar emisi CAFE-III mulai 1 April 2027 untuk memotong konsumsi bahan bakar kendaraan dan mengurangi impor minyak.

Ilustrasi pengetatan aturan emisi kendaraan bermotor di jalan raya India untuk menekan polusi udara

Ilustrasi pengetatan aturan emisi kendaraan bermotor di jalan raya India untuk menekan polusi udara

Kementerian Tenaga Listrik mengumumkan proposal regulasi efisiensi yang lebih ketat bagi kendaraan penumpang. Kebijakan ini bertujuan untuk menekan emisi gas buang dan mengurangi ketergantungan negara pada impor .

Target Konsumsi Bahan Bakar dan Emisi Baru

Pemerintah akan menerapkan standar Corporate Average Fuel Efficiency atau CAFE-III mulai 1 April 2027. Aturan ini mewajibkan kendaraan kategori M1 dengan bobot hingga 3.500 kg untuk menurunkan konsumsi .

Target konsumsi turun dari 3,996 liter per 100 km pada periode 2027-2028 menjadi 3,327 liter per 100 km pada periode 2031-2032. Regulasi baru ini juga mengubah pengujian emisi dari sistem MIDC ke sistem WLTP yang lebih akurat.

Sanksi Finansial dan Insentif Kredit Karbon

Aturan CAFE-III ini bakal memperketat target emisi karbon dari 113 gram per km menjadi 76 gram per km pada tahun 2032. Produsen yang melanggar ketentuan akan menghadapi denda finansial yang berat.

Pemerintah juga menyediakan sistem perdagangan kredit karbon bagi produsen yang berhasil melampaui target efisiensi. Selain itu, regulasi ini memberikan keuntungan perhitungan emisi bagi pabrikan yang memproduksi kendaraan berbahan bakar alternatif.

Dampak Terhadap Konsumen dan Industri Otomotif

Konsumen akan mendapatkan lebih banyak pilihan kendaraan ramah lingkungan seperti mobil hibrida dan di pasar. Produsen otomotif bahkan berencana meluncurkan lebih dari 15 model baru dalam waktu dekat.

Penerapan teknologi baru ini diprediksi akan meningkatkan biaya manufaktur dari sisi industri. Hal tersebut berpotensi menaikkan harga jual awal kendaraan yang harus dibayar oleh konsumen.

Rasya Azurra
Rasya Azurra
Jurnalis otomotif dan olahraga dengan pengalaman lebih dari 6 tahun meliput dunia balap, mobil sport, dan perkembangan industri otomotif global. Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia.