Harga Minyak Dunia Melonjak 4 Persen Akibat Ancaman Blokade Houthi
Harga minyak dunia melambung hampir 4% setelah kelompok Houthi mengancam akan memblokir Selat Bab el-Mandeb di Laut Merah.
Kapal tanker minyak melintas di perairan Laut Merah di tengah ancaman blokade Houthi
Lonjakan Harga Minyak Mentah Global
Harga Minyak jenis Brent melonjak 3,75% hingga menyentuh angka USD 94,42 per barel. Sementara itu, Minyak Mentah standar AS jenis WTI naik 3,69% ke level USD 87,45 per barel.
Ancaman kelompok Houthi berpotensi memutus pasokan minyak dari pelabuhan Yanbu di Arab Saudi. Padahal, Arab Saudi sebelumnya mengalihkan sebagian besar ekspor minyaknya ke Yanbu untuk menghindari ancaman di Selat Hormuz.
Persiapan Serangan di Bab el Mandeb
Lembaga pemantau keamanan laut UKMTO merilis peringatan resmi mengenai potensi serangan milisi tersebut. UKMTO menyatakan, "Sumber yang dekat dengan kelompok tersebut menyebutkan Houthi telah menyelesaikan persiapan untuk menyerang pelayaran, termasuk penempatan rudal dan drone di dekat Bab el-Mandeb."
Sejumlah kapal tanker minyak langsung memutar balik atau memperlambat laju kapal mereka di sekitar Laut Merah. Tiga kapal tanker milik Arab Saudi bahkan memilih berputar arah demi menghindari ancaman keamanan di jalur distribusi tersebut.
Tensi Politik dan Gangguan Pasokan Luar
Presiden AS Donald Trump memberi sinyal bahwa operasi militer berpeluang makin intensif di wilayah tersebut. Trump menegaskan bahwa pihak Amerika Serikat saat ini "tidak berminat" untuk membuka kembali pintu negosiasi.
Gangguan pasokan Minyak Mentah juga meluas hingga ke kawasan Laut Hitam. Terminal CPC Rusia berhenti menerima minyak dari Kazakhstan setelah aksi serangan terhadap kapal-kapal tanker terus berlanjut.