Singapura Setujui Alat Skrin Gigi AI Buatan Oral Link
Otoritas Kesehatan Singapura resmi mendaftarkan alat skrining gigi berbasis AI buatan startup Oral Link untuk memperluas akses layanan preventif.
Alat skrining gigi berbasis kecerdasan buatan dari Oral Link di Singapura.
Cara Kerja Skrining Gigi AI
Pengguna dapat mengambil lima foto gigi dan gusi mereka menggunakan telepon pintar secara mandiri. Gambar tersebut kemudian dianalisis oleh kecerdasan buatan untuk mengidentifikasi berbagai potensi masalah Kesehatan mulut.
Sistem mampu mendeteksi tanda-tanda masalah umum seperti gigi berlubang, radang gusi, plak, dan gigi retak. Pengguna langsung menerima laporan Kesehatan mulut yang menunjukkan tingkat risiko beserta rekomendasi penanganan.
Kolaborasi dan Pengujian Komunitas
Oral Link bekerja sama dengan penyedia teknologi kecerdasan buatan KELLS untuk menghadirkan layanan ini di Singapura. Platform ini memungkinkan pengguna mendapatkan penilaian awal dalam hitungan menit tanpa harus mengunjungi klinik gigi.
Perusahaan juga telah menguji coba Teknologi ini melalui berbagai program skrining komunitas di Singapura. Lokasi pengujian mencakup pusat komunitas lokal serta kerja sama dengan institusi Kesehatan terkemuka.
Peran Teknologi dalam Perawatan
Perusahaan menegaskan bahwa Teknologi ini tidak menggantikan peran pemeriksaan profesional dari dokter gigi. Alat ini berfungsi sebagai sarana deteksi dini guna mendorong masyarakat mencari perawatan medis yang tepat.
Pendaftaran dari otoritas Kesehatan membantu startup memperluas program skrining sekaligus membangun kepercayaan publik. Singapura terus mendorong penggunaan teknologi digital secara bertanggung jawab dalam sektor Kesehatan.